Pemkab Solok Percepat Swasembada Bawang Putih Melalui Perluasan Areal Tanam

Terkini 20 Aug 2026 09:53 2 min read 48 views By Achong
Pemkab Solok Percepat Swasembada Bawang Putih Melalui Perluasan Areal Tanam
SOLOK (CNPost) – Pemerintah Kabupaten Solok, Sumatera Barat, terus mendorong percepatan swasembada bawang putih melalui perluasan areal tanam, p...

SOLOK (CNPost) – Pemerintah Kabupaten Solok, Sumatera Barat, terus mendorong percepatan swasembada bawang putih melalui perluasan areal tanam, peningkatan produktivitas serta penguatan ketersediaan benih dan sarana produksi bagi petani.

 

Upaya tersebut salah satunya ditandai dengan pelaksanaan penanaman bawang putih secara serentak di 17 provinsi. Di Kabupaten Solok, kegiatan dipusatkan di Nagari Kampuang Batu Dalam, Kecamatan Danau Kembar.

 

Wakil Bupati Solok, Candra, mengatakan pengembangan bawang putih harus dilakukan secara berkelanjutan dan tidak hanya berhenti pada kegiatan penanaman.

 

Menurutnya, keberhasilan program juga membutuhkan dukungan benih berkualitas, sarana produksi, teknologi budidaya serta pendampingan kepada petani mulai dari proses penanaman hingga masa panen.

 

“Perluasan areal tanam menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan produksi bawang putih sekaligus memperkuat kontribusi Kabupaten Solok dalam memenuhi kebutuhan bawang putih secara nasional,” ujar Candra di Solok.

 

Kabupaten Solok memiliki potensi besar dalam pengembangan komoditas bawang putih karena didukung kondisi geografis dan agroklimat sejumlah wilayah dataran tinggi. Kecamatan Danau Kembar menjadi salah satu kawasan yang terus didorong sebagai sentra pengembangan hortikultura.

 

Pengembangan bawang putih tidak hanya diarahkan untuk menambah luas lahan, tetapi juga meningkatkan produktivitas serta kualitas hasil panen. Dengan demikian, hasil produksi diharapkan mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi petani dan masyarakat.

 

Candra menegaskan, pemerintah daerah akan terus mendorong sinergi berbagai pihak dalam pengembangan bawang putih. Kolaborasi diperlukan untuk memperkuat rantai produksi mulai dari penyediaan benih, budidaya, perawatan, panen hingga pemasaran.

 

Peningkatan produksi bawang putih juga dinilai penting untuk mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar negeri. Dengan semakin kuatnya produksi dalam negeri, kebutuhan bawang putih nasional diharapkan dapat dipenuhi secara lebih mandiri.

 

Selain mendukung ketahanan pangan, pengembangan bawang putih di Kabupaten Solok juga berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat. Produktivitas yang semakin tinggi diharapkan dapat membuka peluang peningkatan pendapatan bagi petani di kawasan sentra hortikultura.

 

Pelaksanaan penanaman serentak di 17 provinsi menjadi momentum untuk memperkuat gerakan peningkatan produksi bawang putih secara nasional. Bagi Kabupaten Solok, kegiatan tersebut sekaligus menjadi langkah konkret untuk mengoptimalkan potensi lahan pertanian yang dimiliki.

 

Pemkab Solok menargetkan pengembangan bawang putih dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan melalui perluasan areal tanam, peningkatan produktivitas, penguatan sarana produksi, penyediaan benih berkualitas serta pendampingan kepada petani.

 

Dengan berbagai langkah tersebut, Kabupaten Solok diharapkan mampu meningkatkan produksi bawang putih sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap percepatan swasembada bawang putih nasional.

Share berita ini

Cakra Nusantara Post

Recent Articles

Popular Articles

Chat with us on WhatsApp