Harga Cabai di Pasar Raya Padang Berubah, Cabai Non Lokal Turun, Rawit Hijau Naik

Terkini 16 Jul 2026 07:15 2 min read 45 views By Rahman
Harga Cabai di Pasar Raya Padang Berubah, Cabai Non Lokal Turun, Rawit Hijau Naik
Cabe kriting

PADANG (CNPost) – Pergerakan harga sejumlah komoditas hortikultura kembali terjadi di Pasar Raya Kota Padang, Sumatera Barat. Hasil pemantauan Dinas Perdagangan Kota Padang pada Rabu (15/7/2026) menunjukkan harga cabai keriting non lokal mengalami penurunan, sedangkan cabai rawit hijau justru mengalami kenaikan.

 

Staf Bidang Bahan Pokok dan Barang Penting Dinas Perdagangan Kota Padang, Vivi, mengatakan perubahan harga tersebut merupakan hasil monitoring rutin yang dilakukan setiap hari di pasar tradisional.

 

Menurutnya, harga cabai keriting non lokal kini berada di kisaran Rp34.000 hingga Rp36.000 per kilogram, turun dari harga sebelumnya yang mencapai Rp36.000 hingga Rp38.000 per kilogram.

 

Sebaliknya, cabai rawit hijau mengalami kenaikan dari Rp55.000 menjadi Rp60.000 per kilogram. Kenaikan ini diduga dipicu oleh berkurangnya pasokan dari luar daerah.

 

"Rawit hijau terpantau mengalami kenaikan. Kemungkinan karena pasokan dari luar daerah mulai berkurang," kata Vivi.

 

Sementara itu, harga cabai keriting lokal masih bertahan di kisaran Rp32.000 hingga Rp36.000 per kilogram. Harga cabai rawit merah juga belum mengalami perubahan dan tetap dijual sekitar Rp60.000 per kilogram.

 

Untuk cabai keriting hijau, harga mengalami penyesuaian dari kisaran Rp28.000–Rp35.000 menjadi Rp32.000–Rp35.000 per kilogram.

 

Di kelompok bawang, harga bawang merah super turun menjadi Rp30.000–Rp34.000 per kilogram, bawang merah biasa berada pada kisaran Rp26.000–Rp30.000 per kilogram, sedangkan bawang merah peking dipasarkan dengan harga Rp19.000–Rp24.000 per kilogram.

 

Meski terjadi perubahan pada sejumlah komoditas, Dinas Perdagangan Kota Padang masih belum dapat memastikan penyebab utama fluktuasi harga tersebut.

 

"Perubahan ini baru terjadi hari ini sehingga belum bisa dipastikan penyebabnya. Besok kondisinya bisa saja kembali berubah," ujar Vivi.

 

Dinas Perdagangan akan terus melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok guna memastikan ketersediaan pasokan dan mengantisipasi lonjakan harga yang berpotensi membebani masyarakat.

Share berita ini

Cakra Nusantara Post

Recent Articles

Popular Articles

Chat with us on WhatsApp