BPH Migas Blokir 307 Ribu QR Code BBM Subsidi, Ribuan SPBU Kena Sanksi

Terkini 20 Jul 2026 15:05 2 min read 34 views By Fahrul
BPH Migas Blokir 307 Ribu QR Code BBM Subsidi, Ribuan SPBU Kena Sanksi
Gambar Ilustrasi

JAKARTA (CNPost) – Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) memblokir sebanyak 307.107 QR Code pengguna BBM subsidi serta menjatuhkan sanksi pembinaan kepada 2.694 SPBU di seluruh Indonesia. Langkah tersebut dilakukan untuk memperketat pengawasan agar penyaluran BBM bersubsidi tepat sasaran.

 

Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas, mengatakan pemblokiran dilakukan berdasarkan hasil analisis transaksi digital yang dipadukan dengan pengawasan langsung di lapangan. Menurutnya, banyak ditemukan QR Code ilegal yang diduga dibuat dan digunakan oleh oknum untuk memperoleh BBM subsidi secara tidak sah.

 

"Kami terus melakukan optimalisasi agar distribusi BBM subsidi tepat sasaran. Pemblokiran QR Code akan terus dilakukan seiring ditemukannya penyalahgunaan di lapangan," ujar Wahyudi dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi XII DPR RI di Jakarta, Senin (20/7/2026).

 

Selain memblokir QR Code, BPH Migas juga memberikan pembinaan kepada 2.694 SPBU yang terbukti melanggar aturan, termasuk melayani pengisian BBM kepada pihak yang tidak berhak. Pengawasan juga menemukan dugaan keterlibatan oknum operator SPBU yang bekerja sama dengan pelaku menggunakan dokumen palsu.

 

Dari hasil evaluasi, BPH Migas berhasil mengoreksi penyaluran BBM subsidi dan kompensasi negara sebesar 24.711,17 kiloliter (KL) pada 449 lembaga penyalur. Langkah tersebut diperkirakan mampu menyelamatkan potensi kerugian negara hingga sekitar Rp470 miliar.

 

Pengawasan di lapangan juga mengungkap berbagai pelanggaran lain, seperti kendaraan dengan STNK tidak aktif, kendaraan yang tidak layak beroperasi, hingga tangki kendaraan yang dimodifikasi untuk menampung BBM lebih banyak. Temuan tersebut banyak ditemukan di sepanjang Jalur Lintas Sumatera.

 

Salah satu modus yang paling sering digunakan adalah skema "helikopter", yaitu satu kendaraan melakukan pengisian BBM berkali-kali menggunakan QR Code dan identitas kendaraan yang berbeda. Dalam salah satu kasus, petugas menemukan seorang pelaku yang menggunakan 16 QR Code dengan 16 nomor polisi berbeda untuk mengisi satu tangki penampungan berkapasitas sekitar 1.000 liter.

 

Ke depan, BPH Migas akan mengembangkan sistem teknologi informasi berbasis Artificial Intelligence (AI) yang terintegrasi secara nasional. Sistem tersebut diharapkan mampu mendeteksi transaksi tidak wajar secara real-time sehingga penyalahgunaan BBM subsidi dapat dicegah lebih cepat dan distribusinya semakin tepat sasaran.

Share berita ini

Cakra Nusantara Post

Recent Articles

Popular Articles

Chat with us on WhatsApp