Bamsoet: Komunitas Otomotif Berperan Besar Dorong Ekonomi Kreatif dan Lestarikan Warisan Sejarah

Terkini 12 Jul 2026 23:39 2 min read 50 views By Fahrul
Bamsoet: Komunitas Otomotif Berperan Besar Dorong Ekonomi Kreatif dan Lestarikan Warisan Sejarah
Kegiatan VBC Pagi-Pagi Party yang diselenggarakan Volkswagen Beetle Club (VBC) bekerja sama dengan Sarinah di kawasan Thamrin, Jakarta, Minggu (12/7/2026).

JAKARTA (CNPost) – Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pembina Ikatan Motor Indonesia (IMI), , menilai komunitas otomotif memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif sekaligus melestarikan sejarah otomotif di Indonesia.

 

Hal tersebut disampaikan Bamsoet saat menghadiri kegiatan VBC Pagi-Pagi Party yang diselenggarakan Volkswagen Beetle Club (VBC) bekerja sama dengan Sarinah di kawasan Thamrin, Jakarta, Minggu (12/7/2026).

 

Menurutnya, kegiatan yang diisi dengan Beetle Fun Contest, Photography Contest, dan bazar UMKM itu membuktikan bahwa komunitas otomotif tidak hanya menjadi wadah bagi para penghobi kendaraan klasik, tetapi juga mampu menghadirkan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat.

 

"Komunitas otomotif mampu menciptakan kegiatan yang positif, edukatif, sekaligus memberikan nilai tambah bagi perekonomian. Kecintaan terhadap mobil klasik dapat dipadukan dengan promosi UMKM, kreativitas, dan ruang interaksi masyarakat yang memperkuat ekosistem otomotif nasional," ujar Bamsoet.

 

Ia menjelaskan, perkembangan komunitas otomotif saat ini telah melampaui sekadar hobi. Berbagai kegiatan yang digelar mampu menggerakkan sektor perdagangan, kuliner, pariwisata, jasa kreatif, perhotelan, hingga industri suku cadang, sehingga memberikan dampak ekonomi yang luas.

 

Bamsoet juga mengapresiasi keterlibatan Sarinah sebagai mitra penyelenggara yang dinilai berhasil menghadirkan ruang publik sebagai pusat aktivitas komunitas sekaligus sarana promosi produk lokal dan pemberdayaan UMKM.

 

Selain itu, ia menegaskan bahwa mobil klasik Volkswagen merupakan bagian dari sejarah perkembangan industri otomotif dunia yang patut dijaga keberadaannya. Di berbagai negara, kendaraan klasik telah berkembang menjadi daya tarik wisata, museum, festival budaya, hingga pasar kendaraan koleksi bernilai tinggi.

 

Menurutnya, Indonesia memiliki potensi besar untuk mengembangkan konsep serupa melalui kolaborasi antara komunitas, pelaku usaha, dan pemerintah.

 

"Merawat kendaraan klasik berarti menjaga sejarah, teknologi, dan nilai budaya agar tetap hidup serta dapat diwariskan kepada generasi mendatang," tutup Bamsoet.

 

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Umum Komunitas Volkswagen Indonesia , Ketua Umum VBC John Da Silva, Ketua Harian VBC Abi Subaya, serta para anggota komunitas Volkswagen dari berbagai daerah.

Share berita ini

Cakra Nusantara Post

Recent Articles

Popular Articles

Chat with us on WhatsApp