TRAGEDI KELUARGA DI PADANG: BALITA 1,5 TAHUN DIDUGA DIBUAT CRITICAL OLEH AYAH KANDUNG, ALAMI LUKA SERIUS DAN TRAUMA BERAT
PADANG (CNPost) – Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang menggemparkan terjadi di Kecamatan Kuranji, Kota Padang. Seorang balita laki-laki berinisial M (1,5 tahun) menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan oleh ayah kandungnya sendiri, Ramadhani.
Akibat kejadian tersebut, korban harus menjalani perawatan intensif di RS Bhayangkara Polda Sumatera Barat karena mengalami luka serius di berbagai bagian tubuh.
Kondisi balita malang itu sangat memprihatinkan. Sejumlah luka ditemukan di tubuh korban, termasuk bekas gigitan yang diduga dilakukan pelaku, bahkan hingga area tubuh sensitif korban.
Selain itu, kaki korban juga mengalami luka melepuh yang diduga akibat siraman air panas. Aksi kekerasan yang dilakukan Ramadhani disebut tidak hanya menimpa anaknya, tetapi juga sang istri, Desminar.
Desminar mengaku kerap menjadi korban penganiayaan suaminya. Kekerasan kerap terjadi ketika ia berusaha melindungi anaknya dari perlakuan pelaku. Namun karena tekanan dan rasa takut, ia mengaku tidak berdaya.
Kasus ini terungkap setelah warga sekitar mencurigai kondisi korban yang sering terlihat tidak wajar. Warga kemudian melaporkan dugaan kekerasan tersebut ke Polresta Padang.
Menindaklanjuti laporan itu, tim Satreskrim Polresta Padang segera bergerak ke lokasi dan berhasil mengamankan pelaku tanpa perlawanan.
Saat ini korban masih menjalani perawatan di Ruang Cempaka RS Bhayangkara Polda Sumbar dan didampingi oleh ibunya. Seluruh biaya pengobatan korban dilaporkan ditanggung pihak kepolisian.
Meski mendapatkan perawatan medis, korban masih mengalami trauma berat akibat kejadian tersebut.
“Rasa ketakutan masih terlihat jelas. Setiap kali akan diberikan perawatan, korban menangis histeris karena trauma,” ujar salah satu sumber di rumah sakit, Minggu (17/5/2026).
Sementara itu, Ramadhani telah ditahan di Mapolresta Padang untuk menjalani proses hukum lebih lanjut dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Related Articles