Semburan Api di Aceh Utara Dipastikan Bukan dari Sumur Migas PGE, Puluhan Warga Masih Mengungsi

Terkini 23 May 2026 07:58 2 min read 29 views By Achong
Semburan Api di Aceh Utara Dipastikan Bukan dari Sumur Migas PGE, Puluhan Warga Masih Mengungsi
Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) memastikan semburan lumpur dan api yang terjadi di Desa Blang Rubek, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, bukan berasal dari sumur minyak dan gas milik PT Pema Global Energi (PGE).

LHOKSUKON (CNPost) — Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) memastikan semburan lumpur dan api yang terjadi di Desa Blang Rubek, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, bukan berasal dari sumur minyak dan gas milik PT Pema Global Energi (PGE).

 

Kepastian tersebut disampaikan Deputi Dukungan Bisnis BPMA, Edy Kurniawan, usai pihaknya melakukan pengecekan serta koordinasi langsung dengan PT PGE terkait insiden yang sempat menghebohkan masyarakat tersebut.

 

“Setelah dilakukan pengecekan, dipastikan semburan api dan gas dari sumur bor itu tidak berkaitan dengan sumur migas milik PGE,” ujar Edy Kurniawan, Jumat (22/5/2026).

 

Ia menegaskan tidak ada kebocoran maupun gangguan pada fasilitas sumur minyak dan gas milik PT PGE di wilayah Aceh Utara. Meski demikian, BPMA tetap meminta pihak perusahaan membantu proses penanganan di lokasi kejadian.

 

Menurut Edy, PT PGE memiliki kemampuan teknis dan sumber daya untuk membantu proses pemadaman api serta melakukan pemantauan guna memastikan kondisi benar-benar aman.

 

“PGE kami minta ikut membantu proses penanganan dan monitoring di lapangan agar situasi tetap terkendali,” katanya.

 

Walaupun api dilaporkan sudah berhasil dipadamkan, BPMA tetap mengingatkan masyarakat agar tidak mendekati area sumur bor untuk sementara waktu. Hal itu dilakukan karena dikhawatirkan masih terdapat kandungan gas maupun sisa semburan yang berpotensi membahayakan warga.

 

BPMA juga mengimbau masyarakat yang ingin melakukan pengeboran sumur agar terlebih dahulu berkoordinasi dengan dinas teknis pemerintah daerah guna menghindari kejadian serupa terulang kembali.

 

Sebelumnya, warga Desa Blang Rubek dikejutkan oleh ledakan dari sumur bor yang memunculkan semburan api setinggi lebih dari 50 meter. Suara ledakan bahkan terdengar hingga ke beberapa kecamatan di Kabupaten Aceh Utara.

 

Akibat kejadian tersebut, sekitar 80 warga dilaporkan mengungsi demi alasan keselamatan. Hingga kini, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam peristiwa itu.

Share berita ini

Cakra Nusantara Post