Pencari Barang Bekas yang Hanyut di Banjir Kanal Padang Ditemukan Meninggal Dunia
PADANG (CNPost) – Upaya pencarian terhadap seorang pria yang dilaporkan tenggelam di aliran Banjir Kanal Padang di kawasan Jembatan Tamsis akhirnya membuahkan hasil. Korban bernama Fajar Saputra (29) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat (1/5/2026) sekitar pukul 10.54 WIB.
Korban sebelumnya dilaporkan hanyut saat mencari barang bekas di area bendungan banjir kanal dekat Jembatan Taman Siswa, Kelurahan Alai Parak Kopi, Kecamatan Padang Utara, sekitar pukul 08.15 WIB.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, membenarkan penemuan korban tersebut. Menurutnya, korban ditemukan oleh tim SAR gabungan sekitar 500 meter dari titik awal kejadian setelah dilakukan pencarian intensif selama beberapa jam.
“Korban ditemukan sekitar 500 meter dari lokasi awal dalam kondisi kode hitam dan langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara,” ujar Hendri kepada CNPost.com.
Fajar diketahui merupakan warga Jalan Tabiang Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo. Sehari-hari, korban bekerja sebagai buruh harian lepas sekaligus pencari barang bekas. Ia merupakan anak dari pasangan Junaidi dan Desmita.
Berdasarkan informasi di lapangan, insiden bermula saat korban sedang beraktivitas di sekitar bendungan banjir kanal. Diduga korban terpeleset akibat kondisi permukaan yang licin, lalu jatuh ke aliran kanal dan terseret arus.
Mendapat laporan kejadian tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang melalui Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) langsung mengerahkan tim bersama unsur SAR gabungan untuk melakukan pencarian.
Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, di antaranya BPBD, Basarnas, Damkar, TNI, Polri, Satpol PP, PMI, Tagana, aparat kecamatan dan kelurahan, kelompok siaga bencana, relawan, hingga masyarakat setempat.
“Pencarian dilakukan dengan metode penyisiran di sepanjang aliran kanal serta pemantauan di titik-titik yang berpotensi menjadi lokasi korban tersangkut,” jelas Hendri.
Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.
BPBD Kota Padang kembali mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, bendungan, maupun aliran kanal, terutama ketika kondisi permukaan licin dan arus air sedang deras.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan saat berada di area rawan seperti bendungan dan aliran air,” tutupnya.
Related Articles