Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Bawah Flyover Aur Kuning Bukittinggi

Terkini 29 May 2026 21:42 2 min read 27 views By Achong
Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Bawah Flyover Aur Kuning Bukittinggi
Geger Penemuan Mayat Pria Tanpa Identitas di Bawah Flyover Aur Kuning Bukittinggi

BUKITTINGGI (CNPost) – Warga Kota Bukittinggi dikejutkan dengan penemuan sesosok pria tanpa identitas yang ditemukan meninggal dunia di bawah Flyover Aur Kuning, Jumat (29/5/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.

 

Penemuan jenazah tersebut sempat mengundang perhatian warga dan pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut. Awalnya, korban diduga hanya tertidur atau pingsan karena terbaring di bawah jembatan layang. Namun setelah diperiksa lebih dekat, korban diketahui sudah tidak bernyawa.

 

Laporan warga kemudian diteruskan kepada Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bukittinggi. Tak lama berselang, petugas PMI bersama aparat kepolisian tiba di lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan evakuasi.

 

Kepala Markas PMI Kota Bukittinggi, Akmal Musyarif, mengatakan pihaknya menerima informasi dari masyarakat mengenai adanya seorang pria yang tergeletak tanpa identitas di bawah Flyover Aur Kuning.

 

"Setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas, korban tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan dan dinyatakan telah meninggal dunia," ujarnya.

 

Jenazah selanjutnya dievakuasi menggunakan ambulans PMI menuju RSUD Kota Bukittinggi untuk pemeriksaan lebih lanjut. Hasil pemeriksaan pihak rumah sakit memastikan korban telah meninggal dunia.

 

Hingga kini, identitas korban masih belum diketahui. Petugas tidak menemukan dokumen identitas seperti KTP maupun SIM di tubuh korban. Tim Identifikasi Forensik (Inafis) kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas serta penyebab kematian pria tersebut.

 

Polisi mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga agar segera melapor ke kantor polisi terdekat atau mendatangi RSUD Kota Bukittinggi guna membantu proses identifikasi.

 

Kasus penemuan jenazah ini masih dalam penanganan dan penyelidikan pihak berwenang. 

Share berita ini

Cakra Nusantara Post